Artikel Analitica kali ini membahas tentang pengertian dan perbedaan antara SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN sebagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Selepas lulus SMA, tentu banyak dari teman-teman yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dong! Bahkan banyak yang menetapkan universitas impian sejak awal SMA. Tapi, sebelum itu, kalian udah tau belum, kalau di Indonesia sendiri terdapat dua jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri?
Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia, terbagi menjadi SBMPTN dan SNMPTN. Selain itu terdapat UTBK yang juga menjadi penentu lolos tidaknya teman-teman ke perguruan tinggi impian. Mau tau bedanya? Yuk simak penjelasan dibawah ini!
SNMPTN
Pengertian SNMPTN
SNMPTN ( Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) adalah seleksi masuk tanpa ujian dan biasanya jalur masuk ini dikenal Jalur Undangan. SNMPTN tidak memerlukan ujian, tetapi seleksinya berdasarkan nilai raport dari semester 1 sampai dengan semester 5.
Enak banget kan, gak perlu ujian udah tinggal masuk aja? Eits, tapi ga semudah itu, sobat! Banyak hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mendaftar melalui jalur SNMPTN ini.
Baca Juga : Cara Belajar Efektif Mendekati UTBK 2021
Syarat Umum SNMPTN
Hal pertama yang perlu kamu ingat, SNMPTN hanya dapat diikuti oleh siswa-siswa yang memiliki prestasi pararel, atau singkatnya hanya dapat menjaring 5% – 40% siswa terbaik di sekolahmu. Akreditasi sekolah menentukan jumlah kuota siswa yang dapat mengikuti SNMPTN.
- Sekolah dengan Akreditasi A, kuota yang didapatkan sebesar 40% dari seluruh siswa. Jadi yang dapat mengikuti SNMPTN hanya 40% siswa dengan nilai terbaik di sekolah itu;
- sekolah dengan Akreditasi B, kuota yang didapatkan sebesar 25%; dan
- Sekolah dengan akreditasi C, kuota yang didapatkan sebesar 5%. Penting banget, bagi teman-teman yang ingin mendapatkan kesempatan ini, untuk terus menjaga prestasi selama semester 1 sampai dengan semester 5.
Seleksi SNMPTN nantinya akan dilakukan oleh PTN yang kalian tuju. Perlu diingat bahwa setiap siswa memiliki dua kesempatan dalam memilih PTN dan jurusan. Kesempatan ini bisa kalian gunakan untuk mendaftar di satu PTN dengan jurusan berbeda, atau di dua PTN berbeda dengan jurusan yang sama, dan pilihan lainnya, dua PTN berbeda dengan dua jurusan berbeda.
Penerimaan sepenuhnya dilakukan oleh PTN dan setia PTN memiliki kriteria penerimaan yang berbeda-beda Penting banget untuk melakukan riset dulu sebelum mendaftar SNMPTN.
Seleksi SNMPTN nantinya akan dilakukan oleh PTN yang kalian tuju. Perlu diingat bahwa setiap siswa memiliki dua kesempatan dalam memilih PTN dan jurusan. Kesempatan ini bisa kalian gunakan untuk mendaftar di satu PTN dengan jurusan berbeda, atau di dua PTN berbeda dengan jurusan yang sama, dan pilihan lainnya, dua PTN berbeda dengan dua jurusan berbeda.
Penerimaan sepenuhnya dilakukan oleh PTN dan setia PTN memiliki kriteria penerimaan yang berbeda-beda Penting banget untuk melakukan riset dulu sebelum mendaftar SNMPTN.
Faktor yang Menentukan Kelolosan SNMPTN
“Kak, aku selalu peringkat pararel, nilai-nilai aku juga selalu bagus! Aku pasti diterima jalur undangan, kan?”
Wah, jangan tergesa-gesa dulu, memang benar SNMPTN mengandalkan nilai rapor dan prestasi akademik dalam seleksinya, tapi selain nilai kalian juga perlu melihat peluang dan atur strategi. Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan di dalam seleksi SNMPTN :
- Track record akademik yang meningkat pada tiap semesternya memiliki kesempatan lolos yang lebih besar. Jadi bukannya hanya besarnya nilai dan rangking, tapi juga kenaikan nilaimu dari semester ke semester lainnya.
- Faktor alumni juga berpengaruh loh! Gak jarang, beberapa PTN memasukkan faktor alumni sebagai penentu. Biasanya, jika tahun sebelumnya ada alumni sekolahmu yang lolos di jurusan yang sama pada kampus yang sama, kamu memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos.
- Lintas jurusan diperbolehkan bagi siswa dari jurusan IPA dan peluang masuknya juga sama saja dengan siswa yang tidak lintas jurusan, semuanya tergantung dengan kriteria PTN yang kamu tuju.
- Untuk jurusan olahraga dan seni, jangan lupa untuk menyertakan portofolio, karena ini merupakan hal wajib yang menjadi poin penilaian SNMPTN.
- Terakhir, jangan asal memilih jurusan dengan dalih asal lolos PTN. Kasus kaya gini sering banget terjadi, karena merasa ga cocok dengan jurusan yang diterima di SNMPTN, akhirnya malah membuang kesempatan ini.
Wah, jangan ya! Karena jika kamu menolak, akan ada sanksi yang didapatkan oleh sekolahmu di tahun depan, dan hal ini dapat menutup peluang untuk adik kelasmu di masa depan.
Catatan Penting
Bagi yang telah lolos SNMPTN, tidak bisa mengikuti UTBK SBMPTN ya.
SBMPTN
Pengertian SBMPTN
Selanjutnya kita bahas SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Kalau SNMPTN kalian ga perlu ujian masuk, SBMPTN adalah seleksi yang mengandalkan nilai ujian masuk.
Bagi teman-teman yang tertolak SNMPTN, kalian masih punya kesempatan untuk mengikuti SBMPTN. Seperti yang udah di sebutin, seleksi kali ini murni berdasarkan hasil ujian masuk saja (Nilai UTBK). Jadi, sudah nggak ada sangkut pautnya dengan nilai rapor lagi.
Seluruh siswa memiliki hak yang sama disini, tidak ada penentuan kuota siswa berprestasi, semua berhak ikut. Bahkan, SBMPTN juga dapat diikuti siswa gap-year selama persyaratan usia mereka masih mencukupi.
Baca Juga : Sejarah Demokrasi Liberal Di Indonesia
UTBK
Pengertian UTBK
UTBK adalah ujian yang dilakukan oleh LTMPT sebegai pelaksana ujian masuk PTN di Indonesia yang terdiri dari ujian TPS dan TKA. Hasil Ujian inilah yang nanti digunakan untuk seleksi SBMPTN 2021.
Materi Ujian UTBK
Sekarang kita bahas materi ujiannya, materi ujian UTBK dibagi menjadi dua rumpun, yaitu rumpun SAINTEK (Sains dan Teknologi) dan SOSHUM (Sosial dan Hukum).
Ujian rumpun SAINTEK tentu saja diperuntukkan untuk jurusan yang termasuk pada rumpun Sains dan Teknologi, materi ujinya berupa TPS (Tes Potensial Skolastik) dan TPA (Tes Potensial Akademik) yang mana isinya Fisika, Biologi, Kimia dan Matematika.
Untuk rumpun SOSHUM sudah pasti untuk kalian yang ingin melanjutkan di jurusan Sosial dan Hukum. Materi ujinya masih sama TPS dan TPA, bedanya untuk TPA yang diujikan adalah Geografi, Sejarah, Sosiologi dan Ekonomi.
Nah, jadi paham ya bahwa ujian yang akan kalian lakukan disebut dengan UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) sedangkan SBMPTN adalah seleksi yang menggunakan nilai ujian UTBK. UTBK dilaksanakan pada dua gelombang berbeda, namun setiap siswa hanya dapat mengikuti 1 gelombang saja.
Pentingnya Nilai UTBK
Nilai UTBK ini sangat penting, karena banyak seleksi mandiri yang mewajibkan harus punya nilai UTBK untuk bisa ikut.
Ada cara-cara dan strategi khusus agar bisa lolos SBMPTN, tidak? Cara mudahnya adalah dengan belajar giat baik itu TPS dan TPA. Karena kedua materi ini sama pentingnya, mulailah dengan menentukan jadwal belajar yang disertai dengan target materi yang ingin kalian kuasai. Akan makin oke, kalau kalian mengukur kemampuan diri melalui Try Out!
Gimana nih? Masih bingung atau mulai atur strategi demi kampus impian? Semoga artikel ini dapat membantu kamu ya! Tetap semangat dan terus berjuang!