Sistem IRT Pada Penilaian UTBK 2021

2 min read

Penilaian UTBK dengan Sistem IRT

Artikel ini membahas tentang sistem IRT untuk penilaian UTBK SBMPTN

Hallo sobat Mika semua! Gimana nih yang lagi pada siap-siap nungguin giliran Tes UTBK gelombang ke 2? Duh duh duh, pasti pada deg-degan banget nih, ngebayangin soal-soal UTBK di depan mata. Aku harap kalian sudah mempersiapkan sebaik mungkin ya, supaya kalian bisa lolos di Universitas yang kalian inginkan.

Psstt, kalian pada tau ga sih, ada update an terbaru mengenai sistem penilaian UTBK pada saat ini, loh. Ternyata penilaian UTBK saat ini tidak seperti sistem penilaian UTBK sebelumnya. Kalian tau kan, dulu untuk mengukur jumlah skor dalam UTBK adalah jika soal benar akan bernilai (4) dan jika salah akan bernilai (-1) dan jika tidak diisi akan bernilai (0).

Namun, untuk UTBK 2021 ini, penilaian tersebut sudah tidak berlaku lagi, Sob. Kalian harus lebih teliti lagi dalam mengerjakan soal-soal UTBK yang diberikan. Penasaran kan gimana sistem penilaiannya? Yuk, kita telusuri lebih lanjut.

Apa itu Sistem IRT?

Yups, ini dia Sob, sistem terbaru yang mau aku kasih tau adalah Sistem IRT, apa sih, sistem IRT itu?

IRT (Item Response Theory) adalah sistem penilaian pada UTBK dengan mempertimbangkan bobot nilai yang berbeda-beda pada masing-masing sub-tes. LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri) telah menetapkan sistem ini sejak tahun 2018 loh.

Sistem IRT ini sudah lama digunakan di negara maju, Sob. Seperti di negara Amerika dan Eropa. Tujuan diberlakukannya sistem ini adalah diharapkan dapat mengukur kemampuan setiap peserta. Sistem ini dirasa lebih baik karena dapat meneliti karakteristik jenis soal terlebih dahulu sebelum menentukan jumlah skor tes.

Nah, sistem IRT ini dinilai dengan mempertimbangkan level kesulutian pada setiap soal, Sob. Semakin banyak siswa yang menjawab dengan benar suatu soal yang sama, maka akan semakin rendah juga bobot nilai soal tersebut, karena soal tersebut dapat dikategorikan dengan mudah.

Tapi, jika semakin sedikit siswa yang menjawab dengan benar suatu soal, maka akan semakin tinggi juga bobot nilainya. Karena bobot soal tersebut dapat dikategorikan dengan soal sulit. Jadi kalian paham kan, Sob?! semakin sulit soalnya maka akan semakin tinggi bobot nilainya.

So, LTMPT tidak menetapkan skor untuk bobot nilai dengan kategori mudah, sedang dan sulit. Kalian harus lebih teliti lagi nih dalam menjawab soal-soalnya, Sob.

Tahapan Sistem Penilaian Sistem IRT

Terdapat beberapa tahap untuk sistem penilaian IRT ini loh, Sob. Yuk, kita bahas satu-satu.

1. Tahap Pertama

Pihak LTMPT akan mengelompokkan jawaban yang benar, salah dan yang tidak diisi dari jawaban peserta. Disini, hanya pihak LTMPT saja yang mengetahui mana jawaban yang benar dan salah. Tapi, ada kemungkinan jika soal yang tidak diisi akan mendapatkan skor 0.

2. Tahap Kedua

Ditahap ini, sistem IRT akan dilakukan. Setiap soal akan dianalisis jawabannya oleh LTMPT dengan mengkategorikan soal dengan level mudah, sedang dan sulit sesuai dengan tingkat jawaban peserta. Semakin banyak yang benar, maka dikategorikan mudah. Begitupun sebaliknya, jika semakin sedikit yang menjawab benar, maka akan dikategorikan sebagai soal yang sulit.

3. Tahap Ketiga

Setelah menentukan level kesulitan soal, selanjutnya penilaian akan dilakukan. Disini, soal yang telah dikategorikan sulit akan mendapatkan skor yang lebih tinggi dibandingkan dengan level mudah dan sedang.

Jadi, sistem penilaian IRT ini lebih mengutamakan kategori di setiap soal. Semakin sulit suatu soal yang kalian jawab, maka akan semakin tinggi pula skor yang bisa kalian dapatkan. Sistem penilaian ini tidak hanya mempertimbangkan jumlah soal yang berhasil dijawab dengan benar atau salah loh, tetapi tentu juga mempertimbangkan sulit atau tidaknya suatu soal.   

Strategi Mengerjakan Soal IRT

Gimana Sob, pusing nggak? Hehe. Keep Calm, Sob. Disini aku gak cuman maparin sistem IRT aja, tapi juga mau kasih tau kalian strategi untuk menjawab soal dengan sistem IRT ini. Mari merapat…

  • Kalian jangan ragu untuk mengisi semua soal, ya. Karena tidak ada soal dengan nilai minus.
  • Kalian juga harus bisa menebak mana yang sekiranya jawaban itu berpotensi salah. Karena semakin sedikit jawaban itu salah, maka semakin besar juga kalian mendapatkan jawaban yang benar.
  • Jangan terlalu memikirkan soal yang sekiranya sulit dan memberikan waktu berlebih untuk mengerjakannya untuk mengejar skor yang tinggi. Karena yang menentukan level soal sulit hanya bisa dilihat setelah pengecekan jawaban semua peserta oleh LTMPT.

Nah, Sudah pada tau kan, sistem penilaian UTBK sekarang? Aku harap kalian lebih semangat belajarnya ya, siapkan dengan matang dan jangan lupa berdoa. Perlu diingat bahwa selain memahami penilaian juga harus tau strategi belajarnya ya. Baca : Strategi Scanning dan Skimming TPS UTBK

Semoga Universitas yang kalian inginkan dapat terwujud untuk meraih mimpi kalian. Good luck, Sobat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *