UTBK 2022: Belajar Banyak Bahasa Inggris!

Hai, pasti lagi sibuk-sibuknya persiapan daftar kuliah ya, sobat Mika? Terutama buat lo yang akan lulus SMA, boleh berharap lolos lewat SNMPTN. Tapi, enggak ada salahnya kok, persiapan buat SBMPTN. Karena tahun ini, level UTBK akan di-upgrade dengan satu tambahan: Tes Kemampuan Bahasa Inggris!

Pada panik, ya? Tenang, tenang. Penambahan ini memang agak meningkatkan gerak jantung. Keputusan ini tentunya melalui berbagai konsiderasi. Kira-kira, kenapa ya? Terus, model soalnya bakal susah enggak, ya?

Penunjang Perkuliahan dan Pekerjaan

Penantang baru di UTBK Mei-Juni nanti cukup berat, sobat. Seolah-olah enggak cukup digempur dengan 4 pelajaran TKA, tes masuk kampus ini rasanya seperti ujian sekolah. Emangnya kenapa sih, harus ada tes Kemampuan Bahasa Inggris?

Ketupel Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo mengatakan bahwa pembaharuan ini merupakan konsiderasi rektor kampus terhadap jalannya perkuliahan yang banyak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Baca juga: Persiapkan Ini Setelah Kamu Gagal SNMPTN

Upaya ini enggak hanya untuk mengejar ke-internasional-an pendidikan kita, tapi juga ketertinggalan di sektor pekerjaan. Sudah jadi rahasia umum kalau kefasihan berbahasa asing (Inggris) akan jadi modal baik untuk pekerjaan. Dengan begini, Indonesia berpotensi meningkatkan kualitas SDM-nya menurut standar dunia.

Apakah ini akan memengaruhi serapan mahasiswa? Tentunya, tapi kita belum tau seberapa besar. Yang jelas, perguruan tinggi ingin mahasiswanya sudah memiliki kemampuan dasar yang mumpuni untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Sempat tersebar paham “Lo enggak perlu panik belum bisa bahasa Inggris sebelum kuliah, pokoknya pas sudah kuliah lo harus sudah bisa.” Well, you’ve been hit by the reality. Argumen tadi sudah enggak berlaku; lo harus mulai menyeriuskan pelajaran bahasa Inggris. Tes ini akan memiliki bobot yang signifikan untuk hasil UTBK lo.

It should be easy, right? Tapi kalau dipikir-pikir lagi nih ya, jika fakta lapangan menunjukkan kalau penggunaan bahasa Inggris di lingkup kampus itu baik dan benar, tambahan tes UTBK rasanya enggak bakal diadakan untuk proses seleksi calon mahasiswa, ‘kan? Kalau begini…

Baca juga: Lebih Penting Mana, Nilai atau Ilmu Pengetahuan?

Realitas English-an Masyarakat Indonesia

Despite intensitas penggunaan bahasa Inggris yang cukup tinggi, tau enggak sih lo, kalau Indonesia cuma di ranking ke-80 dari 112 negara mengenai kecakapan bahasa Inggrisnya? Survey ini dilakukan oleh English First di 2021, di mana Indonesia sangat Jauh dengan Singapura (peringkat ke-4 dunia).

Tentunya laporan tadi dipengaruhi oleh demografi yang rata-rata umur peserta adalah 26 tahun. Apakah ini cukup merepresentasikan anak muda? Enggak juga, tapi at least kita bisa lihat realitas kecakapan bahasa asing penduduk Indonesia.

Pemakaian bahasa Inggris oleh anak muda di kehidupan sehari-hari nyatanya enggak cukup. Kita terbiasa stick ke paham “Grammar urusan nanti” yang akhirnya membuat kita abai ke ilmu bahasanya. Kalau sikap ini terus dipertahankan, English-nya kita memang belum seberapa fungsional untuk kehidupan profesional.

Menurut EF Executive Vice President for Academic Affairs Christopher McCormick, orang usia 40-an mendapatkan nilai lebih baik dari pada usia 18-20 tahunan dalam survey tadi. Well, institusi pendidikan harus lebih gencar dalam meningkatkan kualitas bahasa Inggris pelajar.

Baca juga: Tips Belajar Bahasa Asing Tanpa Pusing

Ujian “Tanpa” Bayangan Soal?

“Melepaskan” diri dari TPS yang sebagian soalnya berbahasa Inggris, tes Kemampuan Bahasa Inggris berdiri dan mempunyai value-nya sendiri. Lalu, bagaimana dengan model soalnya?

Ketupel LTMPT menegaskan bahwa dasar soal dan materi untuk UTBK adalah pelajaran SMA. Tujuan lain dari ujian ini memang untuk melihat pemahaman peserta terkait yang sudah didapatkan di sana. Lo enggak perlu khawatir karena tes bahasa Inggris ini enggak seperti TOEFL!

Walaupun tidak ada acuan “soal tahun lalu”, kita dapat mengira-ngira bahwa bentuk soal akan full reading comprehension. Seperti ujian bahas Inggris kebanyakan, kamu akan menemukan model soal seperti:

  1. Pertanyaan umum mengenai topik, tujuan, sudut pandang, pemberian judul, dsb.
  2. Pertanyaan kesimpulan atau pernyataan yang bermakna sama
  3. Pertanyaan khusus mengenai when, where, dsb.
  4. Kosa kata
  5. Dan masih banyak lagi

As mentioned, lo cuma perlu mengulang dan memahami materi bahasa Inggris SMA untuk saat ini. Fokus ke materi yang belum lo pahami. Ingat, lo cuma punya 195-285 menit secara keseluruhan untuk mengerjakan–ada baiknya lo berlatih scanning dan skimming soal selama mengerjakan!

Baca juga: Belajar TPS UTBK dengan Teknik Skimming dan Scanning

Kalau lo bingung cari-cari soal latihan, Analitica ada Daily Tryout UTBK, loh! Enggak hanya tes bahasa Inggris, tapi juga TPS dan TKA sesuai kebutuhan lo. Aksesnya yang melalui aplikasi juga akan memudahkan lo untuk mengerjakan di mana saja dan kapan saja! Yuk, segera download!

SBMPTN kali ini memang lebih ketat. Tapi, lo tetap harus usaha dan optimis kalau lo pasti lolos! Jangan merasa down dulu, ya. Tetap semangat, sobat Mika!

Butuh Soal Asli TKA 2025 dan Prediksi TKA SMA 2026? Sini Coba Gratis!

Coba latihan soal gratis berikut ini. Tersedia layanan persiapan TKA SMA 2026 dan SNBT 2027 yang soal-soalnya diambil dari ujian asli tahun sebelumnya.