Hai, sobat Mika! Gimana, nih hasil SNMPTN kemarin? Kalian termasuk Tim Hijau atau Tim Merah, nih? Buat temen-temen Tim Hijau, Mika ucapin selamat datang di kampus masing-masing. Semoga kedepannya kesuksesan selalu menyertai kalian, amin.
Buat temen-temen Tim Merah, jangan patah semangat. Ingat, ada pepatah yang mengatakan, “banyak jalan menuju Roma.” Artinya, masih banyak jalan dalam menggapai impian, jadi jangan sedih ya! Yuk bisa yuk! Kali ini, Mika membawakan temen-temen semua seribu satu jalan, yang mungkin bisa jadi alternative setelah tertolak SNMPTN. Simak baik-baik, ya.
Persiapkan UTBK-SBMPTN
Kalau jalur rapor tak bisa tertembus, mungkin kalian bisa mulai menyiapkan diri untuk menempuh jalur tes atau biasa disebut dengan UTBK SBMPTN. UTBK SBMPTN merupakan jalur tes yang ditempuh oleh calon mahasiswa. Setiap Universitas biasanya memiliki standar nilai penerimaan yang berbeda-beda, dan nilai yang dimaksud adalah nilai UTBK.
Jadi, UTBK dan SBMPTN itu tidak terpisahkan ya! Alias keduanya saling berkaitan erat. Karena melalui jalur tes, temen-temen perlu effort ekstra, salah satunya dengan rajin berlatih soal-soal UTBK dari tahun kemarin, baik itu soal Tes Skolastik ataupun Tes Akademik.
Baca Juga : Stay Active Selama Ramadhan? Siapa Takut!
Seleksi Jalur Mandiri
Sejauh ini memang SNMPTN dan SBMPTN adalah dua jalur masuk yang sering menjadi tumpuan para calon mahasiswa, tapi kalian tahu ga sih, kalau beberapa universitas memiliki jalur ketiga? Yap, beberapa universitas menyediakan jalur tes mandiri dan tes ini khusus hanya untuk universitas tersebut.
Beberapa contoh jalur tes mandiri adalah SIMAK UI yang merupakan jalur mandiri Universitas Indonesia, UTUL UGM yang merupakah jalur mandiri Universitas Gadjah Mada, SMUP Unpad, dan lain sebagainya.
Jalur mandiri ini sepenuhnya berada dibawah otoritas kampus sehingga setiap perguruan tinggi memiliki ketentuannya masing-masing. Yang terpenting adalah selalu up to date dan rajin meihat informasi di laman penerimaan masing-masing kampus ya.
Sekolah Kedinasan
Siapa disini yang ingin lulus kuliah, langsung jadi PNS? Ayo acungkan tangan tinggi-tinggi! Lulus dan langsung jadi PNS bukan sekedar mimpi buat kalian yang melanjutkan pendidikan di Sekolah Kedinasan. Eh, tapi sebelum itu, apa sih Sekolah Kedinasan?
Sekolah Kedinasan merupakan lembaga pendidikan yang memiliki ikatan dengan lembaga pemerintah, dan lulusannya akan diakui sebagai CPNS. Jadi, bisa dikatakan Sekolah Kedinasan merupakan tingkat pendidikan bagi sebuah lembaga pemerintahan, yang nanti lulusannya akan langsung bekerja di lembaga tersebut. Asyik ga, tuh?
Jalur penerimaan Sekolah Kedinasan bermacam-macam, ada yang menggunakan nilai UTBK, ada juga yang memiliki sistem ujiannya sendiri, seperti tes psikologi, tes akademik dan tes fisik. Beberapa Sekolah Kedinasan yang ada di Indonesia antara lain PKN-STAN (Politeknik Keuangan Negara-Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) dibawah Kementrian Keuangan, STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara) dibawah Badan Intelijen Negara, Politeknik Statiska dibawah Badan Pusat Statistik, IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) dibawah Kementrian Dalam Negeri dan masih banyak lagi.
Jalur Mandiri Perguruan Tinggi Swasta
Jangan memandang sebelah mata Perguruan Tinggi Swasta (PTS), karena faktanya PTS ga kalah kece dengan PTN. Bahkan, banyak PTS di Indonesia mampu menunjukkan eksistensinya yang lebih baik dari PTN.
Oleh karena itu, ga ada salahnya untuk mencoba jalur mandiri PTS. Salah satu PTS yang ga kalah kece dengan PTN adalah BINUS, atau Universitas Bina Nusantara. CEO Tokopedia, William Tanuwijaya merupakan lulusan dari BINUS loh! Selain BINUS, ada juga Universitas Telkom yang banyak menawarkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
Yang nggak kalah soal akreditasi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. UMY sendiri memiliki Program Studi Internasional, yang menawarkan pertukaran pelajar dengan 100 universitas mitra di seluruh dunia. Jadi ga perlu ragu, yuk daftar PTS!
Memilih Gap Year
Memilih untuk istirahat selama setahun bukan hal buruk loh, sobat! Tidak masalah kalau kalian ingin menunggu setahun untuk kembali mencoba tes SBMPTN. Lagipula, selama setahun ga berarti kalian diam saja dirumah. Ada banyak kegiatan diluar sekolah yang bisa kalian coba, seperti mengikuti workshop, seminar, lembaga pelatihan atau bekerja, sambil lalu menyiapkan diri untuk tes selanjutnya. Intinya jangan berhenti berproses!
Baca Juga : Digital Marketing, Paling Dicari 5 Tahun Kedepan!
Setiap manusia diciptakan sempurna karena memiliki kehendak untuk berfikiri bisa memilih. Jadi, gunakan kemampuan memilihmu untuk memilih jalan terbaik. Ambillah keputusan yang tepat dan benar.