Kuliah Dua Jurusan – Bagi camaba (baca: calon mahasiswa baru) pasti pernah deh ngerasa bingung, galau atau stres pas ditanya guru BK tentang jurusan kuliah yang mau diambil, ya kan?
“Sebenarnya kalau ditanya jurusan yang sesuai passion sih pengennya ambil jurusan A tapi sama orang tua disuruh ambil jurusan Z, jadi bingung” curhat camaba yang galau pilih jurusan.
Milih jurusan kuliah memang tidak segampang memilih lauk di angkringan yang kalau asal tunjuk dijamin harganya masih murah. Ketika lo salah pilih jurusan, lo bisa stres saat menjalaninya dan bisa bikin kantong lo sekarat juga buat bayar UKT per semesternya.
Makanya, proses pemilihan jurusan kuliah yang pas itu butuh pertimbangan yang panjang. Btw, kalau memang lo udah merasa stuck banget buat memutuskan jurusan mana yang mau lo ambil, lo bisa kuliah di dua jurusan yang berbeda lho!
Eitss, bentar deh, memang bisa kuliah di dua jurusan yang beda? Gimana caranya?
Daripada bertele-tele, di artikel ini gue bakalan jelasin apa itu kuliah di dua jurusan dan sisi baik dan buruknya! Pastiin lo baca sampai akhir ya!
Apa Itu Kuliah Dua Jurusan?
Kuliah di dua jurusan, kuliah ganda, atau bahasa kerennya double-major bukanlah fenomena asing di kalangan mahasiswa. Selama kurang lebih lima tahun terakhir, jumlah mahasiswa yang memilih program double major meningkat yang menunjukkan bahwa program ini memiliki daya tarik dan peran yang besar di dunia akademis.
Kuliah di dua jurusan itu ketika lo menjadi mahasiswa di dua jurusan yang berbeda di suatu universitas yang sama (jika program tersedia) atau di universitas yang berbeda.
Misalnya nih, lo jadi mahasiswa di jurusan Teknik Sipil UGM terus lo juga jadi mahasiswa di jurusan Desain Komunikasi Visual ITB. Nah, itu artinya lo jadi seorang mahasiswa double major.
Baca juga: Darurat Kriminalitas: Ayo Masuk Jurusan Kriminologi!
Program ini cocok bagi lo yang galau mau ambil jurusan A tapi pengen juga ambil jurusan C. Tidak perlu mengorbankan salah satu jurusan yang jadi passion lo demi ambil jurusan yang diminta orang tua. Sudahi bingungmu dan ambil kesempatan kuliah di dua jurusan saja!
Jurusan yang diambil ketika lo memutuskan untuk menjadi seorang mahasiswa double major tidak harus sama atau serumpun. Lo bisa memutuskan untuk mengambil jurusan apa yang sesuai dengan passion atau tujuan karir lo nanti.
Tapi, ketika lo milih kedua jurusan itu lo harus pertimbangkan kesulitan pelajaran dan yakin bahwa lo bisa handle beban dan tanggung jawab dari dua jurusan kuliah yang lo ambil. Dan yang tidak kalah penting, lo juga harus punya motivasi yang sama besar untuk give your best di dua jurusan itu.
Jangan cuman biar keliatan keren jadi impulsive kuliah di dua jurusan padahal fisik dan mental belum siap ya!
Sekilas Baik dan Buruknya Kuliah Dua Jurusan
Jadi seorang mahasiswa dan menjalani rutinitas perkuliahan memang tidak bisa sepenuhnya dibilang mudah ya sob! Ada saja momen senang-susah, sisi baik-buruk dan untung-ruginya. Kalau kalimat kerennya no rainbow comes before rain (cielah).
Realitanya nih, seneng karena dapet kesempatan untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi tapi sering juga sambat kalau udah ketemu sama mata kuliah yang susahnya minta ampun apalagi ditambah dosen yang pelit nilai, duh..
Nah, ngomongin susah seneng dunia perkuliahan, kuliah di satu jurusan saja repot banget apalagi yang kuliah di dua jurusan ya? Kira-kira banyakan sisi baik atau buruknya ya?
Ketika lo membuat suatu keputusan pasti sudah ada pertimbangannya kan sob. Nah, sama dengan memilih untuk kuliah di dua jurusan sekaligus, pasti sisi baik dan buruknya ditimbang-timbang dulu sebelum akhirnya memutuskan.
Kira-kira apa saja sih sisi baik dan buruk yang bisa jadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk kuliah di dua jurusan sekaligus? Yuk simak!
a. Sisi Baik Kuliah Dua Jurusan
Ketika lo menjadi mahasiswa di dua jurusan sekaligus, lo bisa mendapatkan ilmu yang lebih luas dan mendapat kesempatan untuk meningkatkan keterampilan lo di bidang yang berbeda dalam waktu yang bersamaan.
Kalau diibaratkan menyelam sambil minum air ya, dapat ilmu di jurusan A dan dikembangin di jurusan C dan sebaliknya. Waktu kuliahnya sebentar tapi dapat ilmu dan bekal keterampilan double. Mantep deh!
Kuliah di dua jurusan membutuhkan ketekunan dan tingkat fokus yang tinggi sehingga pada masa kuliah, para mahasiswanya dilatih untuk mengembangkan keterampilan yang dapat mendukung kinerja mereka di bidang akademik serta dapat menjadi bekal untuk mereka ketika terjun di dunia profesional nanti.
Para mahasiswa yang kuliah di dua jurusan dapat mengaplikasikan beberapa keterampilan yang sangat penting yaitu keterampilan komunikasi, time management, problem solving, dan beradaptasi dengan lingkungan maupun hal baru secara cepat dan tanggap.
b. Sisi Buruk Kuliah Dua Jurusan
Namanya juga double major ya pasti banyak kegiatan yang ikutan double. Misalnya, tugas kuliah dan ujian yang wajib diikuti dua kali sesuai dengan jadwal yang ditentukan masing-masing jurusannya.
Selain itu, jam kuliah lo juga otomatis bertambah kalau dibandingkan teman lo yang kuliah di satu jurusan saja. Yang lain kelas pagi pulang siang, lo harus betah masuk kelas pagi pulang sore bahkan malam.
Terkadang, lo akan menemukan kesulitan untuk berinteraksi dengan teman-teman lo seperti layaknya mahasiswa “normal”. Misalnya, pas selesai kelas dan waktunya buat nongkrong bareng teman, waktu senggang itu akan sering lo gunakan untuk ngejar materi buat persiapan kuis di jurusan satunya.
Realitanya, jadwal yang padat untuk tanggung jawab akademik mengharuskan lo untuk mengorbankan masa seneng-seneng lo bareng teman. Rasa capek, suntuk, bosan yang bisa merembet jadi stres yang berkepanjangan bisa saja lo alami karena tekanan dari tanggung jawab akademik itu.
Alasan dan Tips Kuliah Dua Jurusan
Menurut Galuh Setya Winahyu, ada tiga alasan dibalik pilihan mahasiswa untuk mengikuti program double major. Yang pertama adalah tujuan karir mereka masih belum jelas arahnya. Mereka masih ragu dengan impiannya sehingga memutuskan untuk mengambil segala kesempatan yang ada untuk meyakinkan impian mana yang ingin diraih.
Yang kedua masih berkaitan dengan alasan pertama yaitu minat yang dimiliki masih ambigu. Misalnya, lo suka bidang desain tapi lo tidak minat untuk berkarir di bidang desain atau lo bahkan bingung minat lo itu mempelajari apa dan bekerja di bidang apa nantinya. Intinya, belum ada kejelasan atas minat yang mereka miliki.
Yang ketiga, fenomena salah jurusan. Ketika seorang mahasiswa merasa tidak cocok di jurusan yang dipilih, akan muncul kecenderungan bagi mereka untuk keluar dari jurusan tersebut atau memilih untuk mempertahankannya dengan mengikuti program double major.
Baca juga: Tips and Trick Agar Kamu Tidak Salah Memilih Jurusan
Nah, sekarang lo udah paham kan alasan mahasiswa memilih untuk mengikuti program double major. Sekarang gue mau kasih dua tips yang paling penting biar lo bisa survive di dua jurusan yang lo pilih!
Jaga Kondisi Fisik dan Mental
Demi kelancaran kuliah di dua jurusan yang berbeda di waktu yang bersamaan, lo harus benar-benar memperhatikan kondisi fisik dan mental lo. Jangan sampai lo tidak menyisihkan waktu istirahat dan mengabaikan pentingnya kesehatan mental lo ya!
Dengan kesibukan yang berulang setiap harinya, lo akan lebih rentan untuk mengalami stres. Penyebab stres pada mahasiswa bisa berasal dari kehidupan akademik dan tuntutan lingkungan sekitar bahkan tuntutan dari diri kita sendiri yang tidak kita sadari.
Kehidupan akademik maksudnya tugas kuliah, beban pelajaran di dua jurusan yang berbeda dan lingkungan kelas lo, khususnya teman-teman lo yang mungkin saja tidak selalu bisa ngerti kesibukan lo atau bisa juga lingkungan kelas yang terlalu kompetitif yang buat lo tambah stres.
Makanya, lo harus inget kalau hal yang wajib untuk diperhatikan ketika kuliah di dua jurusan adalah diri lo sendiri.
Sebisa mungkin luangkan waktu untuk me time, nongkrong bareng teman, berinteraksi dengan orang baru atau usahakan untuk menghindari begadang terlalu sering. Intinya, always take good care of yourself ya!
Manajemen Waktu Yang Baik
Kuliah di satu jurusan saja sibuknya minta ampun. Mulai dari ngerjain tugas kuliah, persiapan ujian ditambah lagi sama kegiatan organisasi yang tidak kenal waktu. Apalagi yang kuliah di dua jurusan?
Realitanya double major = double busy. Lo bakalan ekstra sibuk dengan urusan kuliah lo di dua jurusan yang berbeda tersebut. Bahkan, ada kemungkinan lo akan lebih sulit untuk ikut organisasi atau bahkan kegiatan diluar kampus karena kesibukan kuliah lo.
Tapi, itukan masih kemungkinan. Kalau lo bisa menata waktu lo untuk mengikuti kegiatan organisasi atau yang lain di luar kampus, ya gas saja! Tapi, ingat kalau urusan kuliah tetap jadi prioritas ya. Jangan sampai lo sering nitip absen cuman gara-gara hal sepele.
Saran dari gue, lo bisa buat jadwal kegiatan lo per harinya. Dengan ada jadwal, lo bisa jadi lebih rileks karena lo bisa tau hal apa saja yang jadi prioritas dan meminimalisir kemungkinan lupa hal-hal penting yang harus dikerjakan.
By the way, euforia tahun baru sudah mulai surut ya, gue mau ingetin kalo SBMPTN sudah dekat lho! Bagi lo yang pengen ikut tryout buat latihan soal tipis-tipis biar nanti pas tes, materinya sudah nempel banget di otak, lo bisa banget ikutan Daily TryOut UTBK dari Analitica!
TryOut-nya gratis dan pastinya gampang banget diakses, lo tinggal download saja aplikasinya dan kerjain soalnya dimanapun dan kapanpun. Tunggu apalagi? Langsung download saja gih!