Inilah Mitos dan Fakta Seputar Dunia Perkuliahan!

2 min read

dunia perkuliahan

Haii Sobat Mika, calon-calon mahasiswa baru! Buat kalian semua, pasti sudah menjadi hal yang lumrah nih untuk mencari tahu segala hal tentang dunia perkuliahan, Kan? Bagaimana tidak, setelah menempuh pendidikan di bangku SMA dan melewati ujian demi masuk perguruan tinggi, menduduki bangku kuliah akan menjadi salah satu pengalaman yang paling ditunggu-tunggu bukan?

Eitss… tapi siapa sangka, akibat terlalu gigih mencari informasi mengenai warna-warni bangku kuliah, mungkin banyak dari kalian yang akhirnya justru terjerumus dalam mitos-mitos seputar dunia perkuliahan lho! Bahkan, tak jarang dari kalian justru menyesal karena telah mempercayai mitos-mitos tersebut.

Hmm, emangnya, apa saja sih mitos-mitos yang ada di dunia perkuliahan? Kok bisa sampai segitunya. Yaudah, yuk, kita langsung simak aja 3 mitos di dunia perkuliahan berikut ini!

Jurusan kuliah adalah penentu karir

Untuk yang satu ini, pasti jadi mitos yang paling banyak yang kalian dengar kan? Yaa, walaupun kebanyakan orang memiliki karir sesuai dengan jurusan yang mereka ambil ketika masa kuliah dulu, tidak menutup kemungkinan bagi kalian untuk memiliki karir yang sama sekali berlawanan dengan jurusan kuliah kalian.

Bagaimana mungkin? Toh, di bangku kuliah kalian tidak hanya mempelajari soal materi perkuliahan, melainkan hal-hal lain yang tak kalah pentingnya; seperti membangun networking di luar kelas yang bermanfaat untuk mempertajam soft skills kalian. Jadi, kalian tidak perlu khawatir ya!

Kalian tidak perlu membatasi prospek karir kalian di masa depan hanya karena jurusan yang akan kalian ambil nantinya. Soalnya diluar sana banyak kok pekerjaan yang masih berkaitan dengan jurusan yang akan kalian ambil. Bahkan di jaman millennial seperti sekarang ini, umumnya perusahaan tidak menjadikan gelar sebagai patokan untuk merekrut karyawan baru, tapi lebih kepada kemampuan apa yang kalian miliki.

Baca Juga : Keren Banget! Ini Cara Belajar Ala Drama Korea!

Kampus terkenal merupakan kampus dengan lulusan terbaik

Sama halnya dengan mitos pertama, mitos yang satu ini juga mungkin sudah tak asing lagi nih untuk menjadi bahan perbincangan. Percakapan seperti “Wah, kamu lulusan dari kampus A ya? Pasti akan mudah banget nih dapat kerja” atau “Pasti lulusan kampus B hebat-hebat ya” menjadi suatu percakapan yang sering dibahas. Lalu, bagaimana dengan fakta dibalik itu?

Nyatanya, dua hal tersebut sama sekali tidak ada kaitannya, Sob. Darimana pun asal kampus kalian, yang terpenting adalah karakter kalian sebagai seorang individu. Pastinya, menuntut ilmu di perguruan tinggi dengan akreditasi terbaik memberikan kalian lebih banyak kesempatan ketika terjun di dunia kerja. Tapi, kalian harus perlu ingat kalau karakter kalianlah yang akan menjadi penentu daya pikat di dunia kerja nantinya.

Jurusan ilmu sosial jauh dari hitung-menghitung

Nah, kalau mitos satu ini pasti kalian sudah tahu dong? Apalagi kalian yang berasal dari IPS nih. Kebanyakan dari kalian yang seblumnya dari jurusan IPS, sering gak sih menganggap kegiatan mengolah angka sebagai musuh besar?Berbanding terbalik dengan murid IPA yang lebih familiar dengan rumus dan angka. Oleh sebab itu, banyak dari kalian yang mungkin pada akhirnya memutuskan untuk mengambil jurusan ilmu sosial dengan tujuan untuk terbebas dari hitung-menghitung. Tapi, apa benar begitu faktanya? Ohh, Tentu saja tidak.

Untuk kalian yang sudah begitu semangat masuk jurusan ilmu sosial untuk menghindari angka, sayang sekali kalian harus menerima fakta tidak menyenangkan ini. Hehe. Soalnya nih, hampir semua jurusan di perguruan tinggi akan membuat kalian bertemu kembali dengan rentetan angka dan kegiatan hitung-menghitung. Walaupun demikian, materi menghitung yang akan kalian dapatkan jelas berbeda di setiap jurusannya. Lantas, dimana letak perbedaannya? Toh, sama-sama angka.

Sebagai contoh, materi menghitung yang dipelajari oleh mahasiswa jurusan ilmu komunikasi tentu tidak akan sedetail materi menghitung yang dipelajari oleh mahasiswa jurusan teknik fisika. Selain itu, kalian juga akan kembali mengolah angka pada saat menyelesaikan skripsi jika kalian menggunakan metode kuantitatif lho!

Baca Juga : Memperingati 21 April 2021: Sudahkah Kamu Menjadi Kartini?

Nah, bagimana nih dengan kalian? Setelah baca ulasan diatas, sudah tidak lagi termakan mitos-mitos seputar dunia perkuliahan yang beredar bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *