Mitos atau Fakta : Edisi Mahasiswa Kelas Internasional!

3 min read

kelas internasional

Halo Sobat Mika sekalian! Bagaimana nihperasaan Sobat Mika sekalian setelah menjalani UTBK untuk masuk perguruan tinggi idaman? Pasti masih banyak dari kalian yang deg-degan maksimal menanti hasil dari ujian kalian, ya? Apapun itu, semoga hasilnya memuaskan dan dapat membuat Sobat Mika sekalian semakin bersemangat untuk belajar! Bagi yang masih ragu akan hasil dari UTBK-nya, boleh banget nih untuk mulai mengikuti tes di universitas-universitas lainnya sebagai cadangan. Mungkin jika Sobat Mika sekalian ada rezeki berlebih, tidak ada salahnya lhountuk mencoba peruntungan di jalur kelas internasional.

Saat ini sudah banyak Perguruan Tinggi Negeri top yang memiliki jurusan dengan kelas internasional, seperti Kelas Khusus Internasional (KKI) di Universitas Indonesia, Kelas Internasional di Institut Teknologi Bandung, serta International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Hmm…. tapi sebelum itu mungkin ada baiknya jika Sobat Mika sekalian mengintip sedikit tentang bagaimana sih kehidupan sebagai mahasiswa kelas internasional? Apakah sama seperti apa yang dibayangkan oleh kebanyakan orang atau tidak ya? Yuk, kita kupas tuntas!

Pergaulan dan Gaya Hidup yang Serba Mewah

Kata kebanyakan orang, mahasiswa-mahasiswa kelas internasional banyak yang sombong-sombong, karena kebanyakan dari mereka merupakan anak-anak dari keluarga yang dapat dibilang berada. Tak sedikit dari mereka pun seringkali memakai outfit yang mahal dan bermerek dari ujung kepala hingga ujung kaki, tinggalnya pun di kos-kosan yang mewah atau apartemen, nongkrongnya pun di cafe dan restoran mahal.

Banyak juga yang membuat kelompok pertemanan sendiri dan memisahkan diri dari pergaulan dengan mahasiswa dari kelas reguler. Waduh kok seram sekali ya? Apakah narasi yang cukup bikin insecure itu benar, Jawabannya adalah benar, mahasiswa kelas internasional memang banyak yang berasal dari kalangan menengah keatas yang memiliki gaya hidup yang mewah.

Tetapi tak sedikit juga kok dari mereka yang memiliki gaya hidup sederhana yang sama seperti mahasiswa lain dan tidak sesombong seperti yang dirumorkan orang-orang. Nyatanya, masih banyak kok yang mau berteman dengan mahasiswa-mahasiswa dari kelas reguler, bahkan mahasiswa penerima Bidikmisi sekalipun. Dan jika mereka diajak nongkrongdi warung kopi pinggir jalan atau warteg, mereka juga masih banyak yang ‘ayo-ayo aja’ dan lebih memilih untuk menghemat uang jajan.

Baca Juga : Daftar 4 Youtuber Inspiratif Dengan Konten Kuliah Di Luar Negeri!

Materi Perkuliahan yang Lebih Susah karena Serba Berbahasa Inggris?

Banyak yang bilang juga kalau mata kuliah yang diambil mahasiswa-mahasiswa kelas internasional jauh lebih susah karena harus menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-hari mereka untuk aktivitas belajar dan mengajar. Bayangkan saja, belajar satu mata kuliah wajib jurusan saja pusingnya sudah setengah mati, apalagi jika bahasa pengantarnya adalah Bahasa Inggris.

Belum lagi tugas-tugas kuliahnya yang kebanyakan harus membuat essay dan paper dengan Bahasa Inggris pula dengan jumlah kata yang sama dengan standar mahasiswa kelas reguler. Tidak hanya itu, mahasiswa kelas internasional di beberapa universitas juga memiliki sistem rencana studi yang sudah dipaketkan per semesternya, jadi banyak dari mereka yang tidak bisa memilih mata kuliah yang mereka sukai dan cenderung merasa kesulitan di beberapa mata kuliah yang tak mereka sukai. Wah wah wah, kalau kata orang sih “apa enggakkeriting itu seluruh badannya?”

Dan memang benar, mahasiswa kelas internasional diwajibkan untuk menggunakan Bahasa Inggris dalam setiap sesi mata kuliah mereka, tetapi bukan berarti tingkat kesulitan mata kuliah mereka jauh lebih sulit daripada mahasiswa kelas reguler. Justru dengan adanya Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, setiap mata kuliah yang dijalani oleh para mahasiswa menjadi lebih berwarna dan menyenangkan.

Dosen-dosennya pun dapat menjadi lebih humoris dengan adanya Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, baik karena mereka berkomunikasi secara lebih kasual dengan mahasiswanya, ataupun banyak dosen yang tiba-tiba terpaksa berbicara dengan Bahasa Indonesia karena lupa akan beberapa kosakata Bahasa Inggris.

Untuk urusan tugas menugas, Sobat Mika sekalian tenang saja karena di internet sudah banyak alat bantu untuk mengerjakan tugas dalam Bahasa Inggris, seperti alat penerjemah, pengecek ejaan dan grammar, pendeteksi plagiarisme, bahkan alat untuk membuat sitasi. Sedikit spoiler, jika sudah kepepet, banyak kok mahasiswa kelas internasional yang mengerjakan tugasnya full dibantu alat penerjemah.

Bisa Tetap Lulus Tepat Waktu, kah?

Sama seperti mahasiswa kelas reguler, besar kemungkinan mahasiswa kelas internasional untuk lulus tepat waktu adalah setara, karena mahasiswa kelas internasional masih harus menjalani kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, seminar proposal, dan juga mengerjakan skripsi. Malahan, mahasiswa kelas internasional juga diwajibkan untuk melakukan pertukaran pelajar ke luar negeri dengan durasi waktu kurang lebih sepanjang satu atau dua semester.

Proses untuk pertukaran pelajar ke luar negeri juga tidak mudah, karena para mahasiswa kelas internasional harus melalui proses seleksi lagi dari universitas asal dan host university dimana para mahasiswa harus mengejar skor untuk sertifikat IELTS atau TOEFL dengan hasil sebaik mungkin untuk mendapatkan kesempatan melakukan pertukaran pelajar ke kampus top di luar negeri.

Baca Juga : Inilah Mitos dan Fakta Seputar Dunia Perkuliahan!

Jika mahasiswa terkait bisa dibilang terlambat untuk melaksanakan program pertukaran pelajar tersebut, maka agenda kuliahnya pun juga akan mundur dan dapat menyebabkan keterlambatan kelulusan, karena setelah mereka pulang dari luar negeri, mereka harus langsung berangkat KKN dan mengerjakan skripsi yang prosesnya tidak mudah pula. Tetapi tenang saja, jika Sobat Mika menjalani segala kegiatan di dalam dunia perkuliahan dengan serius dan juga dengan perasaan enjoy, dijamin semuanya akan terasa mudah.

Nah, itu dia sesi intip mengintip soal kehidupan mahasiswa kelas internasional, semoga bermanfaat! Jangan lupa untuk selalu jaga semangatnya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *